Selasa, 20 November 2012

feature

tuntutan hidup 
       Keringat yang menetes tak menghalangi terkembangnya sebuah senyum di bibirnya saat kami bertemu. Raut wajahnya sedikit lelah, namun ia toh tak menggubrisnya. Dari serambi Musala FIB UI, Ibnu Maroghi bercerita tentang idealismenya dalam menuntut ilmu.
Lelaki berumur 21 tahun ini sekarang tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Indonesia di Universitas Indonesia. Namun, pada transisi tahun 2009-2010, ia tak lebih dari seorang karyawan lulusan STM N Pembangunan (sekarang SMK Negeri 26) yang bimbang tentang masa depannya. Pada saat itu, gaji bulanan telah ia dapatkan sebagai seorang drafter di sebuah perusahaan konsultan bangunan di kawasan Pasar Minggu.
      Mimpi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tentu merupakan sebuah dilema karena kuliah akan membuatnya mengorbankan pekerjaannya. Hal itu belum termasuk biaya kuliah yang harus ia tanggung. Mengandalkan orang tua jelas tak mungkin. Profesi ayahnya sebagai guru mengaji di sebuah musala dekat rumah hanya cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari sekaligus sekolah adiknya. Sebagai sulung, ‘anak STM’ ini diharapkan mampu membantu keluarga secara finansial, setidaknya dengan cara mencukupi kebutuhan pribadinya sendiri. Namun, sekali lagi, ia ingin kuliah.
   Mengapa ia begitu ingin kuliah? Bukankah orang tuanya menyekolahkan di STM agar cepat bekerja?
  “Mengikuti kata hati. Saat itu bukan lagi pertimbangan-pertimbangan ribet nan memusingkan, tetapi sudah dalam tataran jiwa. Saat itu pun sudah kerja, tetapi memang ‘keinginan’ ada di kuliah. Jadi, itulah pilihannya,” jawab pria yang akrab dipanggil Oghi ini.
   Awal Januari 2010 merupakan momen penting baginya. Saat itu, Oghi menetapkan hati untuk serius menggapai cita-cita mengenyam bangku kuliah. Berbekal gajinya sebagai seorang perancang ruang bangunan, pria yang berdomisili di Kandangsampi, Klender, ini nekat masuk bimbingan belajar (bimbel) untuk memahami pelajaran IPS SMA. Waktu luang sekecil apapun dimanfaatkannya untuk belajar, baik di kantor maupun di dalam Metromini. Targetnya jelas: lulus SIMAK UI 2010.
   Tiga bulan menyulap diri menjadi anak SMA sambil menjalani pekerjaan sebagai drafter terlihat seperti sebuah kegilaan tersendiri bagi Oghi. Sempat ia berpikir bahwa ini merupakan suatu pertaruhan yang tak berguna. Realitas yang hadir dalam wacana ‘bagaimana bayar biayanya?’ hadir untuk menghalangi idealisme yang mulai berkembang.
    “Sebetulnya harapan saya sudah punah saat itu. Dan itu berhubungan dengan materi (biaya). Namun, kali ini mentor saya berkata dengan lantang, ‘Duit nanti aja dipikirin. Sekarang fokus belajar!! Emang, lu udah yakin bisa lolos?’ Ucapannya bikin saya semangat lagi,” kenangnya.
  

news

TRANSJAKARTA BERENCANA MENGADAKAN BUS BUSWAY BERBAHAN BAKAR SOLAR 



Jakarta - Untuk memperkuat armada bus busway maka dalam waktu dekat akan dilakukan pengadaan bus gandeng baru sejumlah 158 bus untuk koridor 1, 2 dan 3 tahap ke dua. Kali ini rencananya jenis bus yang akan ditambah menggunakan bahan bakar solar, tidak berbahan bakar gas lagi.

Memburuknya layanan busway salah satunya disebabkan oleh faktor BBG dan ini cukup signifikan pengaruhnya, inilah alasan kenapa Transjakarta beralih kembali menggunakan berbahan bakar solar.

Kondisi buruknya BBG meliputi :
a. Jumlah SPBBG yang tidak memadai, saat ini hanya tersisa 4 (empat) SPBBG yang harus melayani 477 bus, belum lagi diakhir tahun ini akan ada 102 bus gandeng baru.
b. Kualitas gas yang jelek yang belum memenuhi standard kebutuhan untuk mesin mobil.
c. Bus berbahan bakar BBG harus mengisi gas 2 (dua) kali sehari, sementara bus berbahan bakar solar cukup 1 (satu) kali pengisian untuk sehari.

Kondisi buruknya BBG ini sudah berlangsung selama 6 (enam) tahun sejak tahun 2006 ketika Transjakarta mulai menggunakan bus berbahan bakar BBG di koridor 2 dan 3 dan Transjakarta menilai kurang adanya keseriusan dan dukungan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam hal penyediaan gas.




Senin, 19 November 2012

News

news adalah informasi baru atau informasi mengenai sesuatu yang sedang terjadi , disajikan lewat bentuk cetak , siaran , internet , atau dari mulut ke mulut kepada orang ketiga atau orang banyak.

sifat news

  • Aktual berdasarkan kenyataan , benar - benar terjadi , baru terjadi ,sedang sangat digemari , sedang menjadi pembicaraan.
  • Faktual sebagai hal ( keadaan , peristiwa ) yang merupakan kenyataan , sesuatu yang benar - benar ada atau terjadi atau juga bisa diartikan sebagai sesuatu hal yang berdasarkan kenyataan mengandung arti kebenaran.
  • Penting sangat berpengaruh terhadap kehidupan langsung contoh uu larangan hak cipta 
  • Akibat sesuatu yang menjadi berita karena memiliki dampak yang besar contoh penayangan film breaking down di bioskop.
  • Pertentangan / konflik
  • Seks contohnya seperti perceraian , perselingkuhan , pernikahan 
  • Ketegangan contohnya seperti saat - saat pelantikan gubernur 
  • Kemajuan - kemajuan seperti inovasi baru atau perubahan 
  • Emosi segala sesuatu yang apabila dikabarkan akan marah , sedih , kecewa 
  • Humor

nurin felicita uba 
15610173
3sa03

Sejarah Jurnalistik

     Sejarah jurnalistik adalah berasal dari bahasa perancis, jounal yang berarti catatan harian. dalam bahasa latin juga ada kata yang hampir sama bunyi dan ucapannya dengan journal yakni di urna yang mengandung kata hari ini.
    
      kata istik merujuk pada istilah estetika yang berarti ilmu pengetahuan tentang keindahan. keindahan yang dimaksud adalah mewujudkan berbagai produk seni dan atau keterampilan dengan menggunakan bahan - bahan yang diperlukan seperti kayu , batu , kertas , cat , atau suara. meliputi semua macam bangunan , kesusastraan , bermusik.

    jadi jurnalistik dapat diartikan sebagai suatu karya seni dalam hal membuat catatan tentang peristiwa atau kejadian sehari - hari.

  tipikal organisasi jurnalistik adalah sebagai berikut :

    •   Reporter / Fotografer  : mengumpulkan bahan tulisan dari wawancara , riset perpustakaan , investigasi. seorang koordinator reportase dibutuhkan untuk memimpin sejumlah reporter.
  • Redaktur / Penanggungjawab Rubrik : menuliskan berita dari bahan - bahan yang dikumpulkan reporter , mempunyai perspektif , redaktur foto : memilih foto yang layak diturunkan.
  • Redaktur Pelaksana : bertanggung jawab atas turunnya naskah , mengkaji tulisan redaktur , memutuskan mana yang layak atau tak layak diturunkan.
  • Pemimpin Redaksi : bertanggung jawab atas semua kegiatan jurnalistik tersebut. 
    Berbagai macam jurnalistik :

  • Koran : menekankan dirinya pada berita - berita mutakhir ( kemarin , tadi malam )
  • Radio : menekankan berita lebih mutakhir lagi ( tadi pagi , siang , sore , malam maupun pada jam - jam tertentu )
  • Majalah : menekankan berita secara lebih mendaolan disertai analisis dan background yang lebih luas.






Nurin felicita uba
15610173
3SA03

Senin, 12 November 2012

pariwisata dinegeriku

pariwisata adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk berekreaksi atau liburan, yang merupakan suatu hiburan bagi seseorang atau pun banyak orang yang mengunjungi suatu tempat yang baru atau tempat yang disukainya.
adapun orang yang suka berwisata atau berjalan - jalan disebut turis
turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan wisatanya sendiri dengan sukacita mengelilingi sekitar alam tempat budaya yang belum pernah dilihat .
banyak pula negara atau kota yang bisa dijadikan objek wisata
seperti pantai , museum , taman bunga , kebun teh , baju tradisional khas dari daerah yang diwisatakan , makanan , minuman , keseharian dari daerah tersebut
sebelum melakukan wisata keberbagi tempat atau negara diperlukan juga persiapan yang matang seperti -biaya yang cukup untuk tujuan wisata yang akan dikunjungi ,
- persiapan fisik yang kuat, alat transportasi yang digunakan ,
 -tempat yang akan dikunjungi ,
-media elektronik seperti kamera perekam  atau pun kamera photo untuk mengabadikan suatu kejadian atau pun keindahan yang dilihat dan dikenang stelah selesai berwisata .

Selasa, 16 Oktober 2012

istilah kepariwisataan

1) istilah museum
museum adalah tempat yang digunakan untuk pameran tetap benda - benda bersejarah yang masih dilestrarikan untuk generasi berikutnya









2) istilah keris adalah senjata tikam golongan belati yang mempunyai manfaat dan khas untuk daerah tertentu seperti di jawa tengah

3) istilah kendi adalah tempat untuk menyimpan air yang terbuat dari tanah liat








4) istilah kereta kuda adalah kendaraan tradisional yang dioperasionalkan dengan hewan berkaki empat yaitu kuda yang dipaki dari jamn dahulu sampai sekrang masih diberbagai tempat kereta kuda digunakan untuk transportasi ataupun untuk kendaraan wisata
5) istilah kalung adalah benda yang berbentuk sebuah lingkaran yang berhiaskan bermacam macam bentuk dan dipaki sebagai penghias pada leher
6) istilah gelang adalah benda yang berbentuk sebuah lingkaran yang berhiaskan bermacam macam bentuk dan dipakai sebagai penghias pada pergelangan tangan
7) istilah peti emas adalah sebuah kotak yang dipakai untuk mengangkut barang barang berharga
8) istilah air terjun adalah air yang mengalir dari atas ke bawah yang mempunyai keindahan sendiri bila dilihat dari kejauhan maupun dekat dan aliran air nya deras
9) istilah taman adalah kebun yang ditanami dengan berbagai tanaman yang indah yang dapat dilihat